Selamat Datang di Website Pengadilan Agama Wonosari

Menu Utama

Menu Interaktif

 

Guestbook

 




 

contact us












 

 

Keluarga Besar PA Dituntut lebih Memahami Hak-hak Keluarga
Jum’at, (20/3/2009)

 

 
Wakil Ketua PA Wonosari, Drs. Jeje Jaenudin, MSI., Membuka Workhsop Sosialisasi Hak-Hak Keluarga di P.A. Wonosari.

Keberadaaan Pengadilan Agama sebagai salah satu lembaga penegak hukum yang lebih banyak mengurusi persoalan keluarga dituntut lebih memahami terhadap isu-isu kontemporer terkait hak-hak dalam keluarga. Pemahaman terhadap Isu-isu seperti Gender, trafiking, perlindungan anak, dan Kekerasan dalam rumah tangga, harus senantiasa ditingkatkan dengan belajar dan diskursif yang intensif. Demikian salah satu kesimpulan Workshop dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan PA Wonosari, Jum’at, (20/3), bekerjasama dengan Pusat Studi Wanita (PSW) UIN Sunan Kalijaga di Aula PA Wonosari.

Pemahaman yang baik terhadap hak-hak keluarga secara wacana maupun praktek dalam lingkup keluarga masing-masing oleh aparatus peradilan diharapkan berimbas pada pekerjaan sehari-hari. Aparatus peradilan punya peran besar secara wacana maupun praktek terkait hak-hak keluarga mengingat mereka adalah garda depan penegak hukum di masyarakat. Seperti bagi para hakim wacana kontemporer tersebut sangat bermafaat sehingga menjadikan putusan yang adil punya dimensi luas.

 
Sosialisasi dan Implementasi Hak-Hak Keluarga. Para Narasumber Drs. Sucipto, MSI., Drs Fathurahman Ghozali, MSI., dan Drs. Yusuf, SH, MSI. di P.A. Wonosari.

Pelaksanaan workshop ini merupakan bagian dari sosialisasi di lingkungan kerja dari para alumnus Lokakarya Hak-Hak Keluarga yang di selenggarakan PSW UIN Sunan Kalijaga beberapa bulan sebelumnya di Hotel Quality Yogyakarta. Dalam Lokakarya itu PA Wonosari mengirimkan 3 peserta dari unsur Hakim yakni, Drs. Sucipto, MSI., Drs Fathurahman Ghozali, MSI., dan Drs. Yusuf, SH, MSI. Para alumnus tersebut dalam sosialisasi ini bertindak menjadi Narasumber.

Workshop dibuka oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Wonosari, Drs, Jeje Jaenudin, MSI,. dan beliau memberikan apresiasi khusus terhadap acara tersebut. Dalam sambutannya Jeje Jaenudin berharap setiap pegawai atau hakim yang dikirim ke Pelatihan, lokakarya, seminar atau acara yang sejenis bisa melakukan hal yang sama dengan sosialisasi.”Saya ingin oleh-oleh setiap pegawai atau Hakim yang dikirim ke pelatihan-pelatihan adalah ilmu yang bermanfaat dan dibagikan kepada yang lain. Hal itu bisa dilakukan melalui forum seperti pembinaan. Menurutnya.

Materi workshop yang di bawakan para narsumber terdiri dari, Hak-Hak Anak (Fathurahman Ghozali), Relasi Hubungan Suami Isteri dalam Islam (Sucipto), dan Kekerasan dalam Rumah Tangga (Yusuf). Acara workshop berlangsung meriah dengan partisipasi aktif peserta menanggapi materi narasumber. Beberapa tanggapan tersebut misalnya disampaikan oleh Muhibudin”Kita memang harus menafsirkan ulang teks-teks klasik agar sesuai dengan situasi kontemporer. Agama harus menjadi faktor pendorong perubahan sosial di masyarakat.” Ujarnya penuh semangat.

Selain itu, pendapat lain dikemukan Ahsan Dawi agar para Hakim lebih berani melakukan kreasi hukum dalam putusan.”Kita berharap para Hakim PA bisa melakukan terobosan hukum agar putusan yang diambil tidak semata adil tapi juga konteks sesuai zamannya.” Ungkapnya.

Menurut salah seorang peserta, Sumitro Jatiroso yang dimintai pendapat secara terpisah oleh wartawan web ini terkait wacana yang berkembang dalam Workshop sambil senyum-senyum mengatakan.”Setelah ikut acara ini saya semakin paham kalau memaksa Hubungan suami isteri bila salah satu pihak tidak siap termasuk bagian dari kekerasan keluarga. Alhamdulillah selama ini saya belum pernah memaksa” Demikian menurut Jurusita Pengganti daerah sulit ini menuturkan.

Setelah acara usai dilanjutkan dengan nonton dan apresiasi film dokumenter tentang Trafiking (perdagangan manusia). Dalam film itu dikisahkan bagaimana kondisi sosial ekonomi dan pendidikan punya pengaruh yang besar terhadap trafiking. Salah satu efek trafiking adalah penyiksaan dan kekerasaan terhadap keluarga dan pekerja karena tidak adanya pemahaman dan perlindungan hukum . Apresiasi film ini sebagai pengetahuan mengingat di Gununbgkidul cukup banyak TKW dan perceraian.*(fajar)


 

 

 

 

 


 


Salam Redaksi

Assalamu'alaikum

Terima kasih Anda telah mengunjungi Situs Resmi Pengadilan Agama Wonosari. Kehadiran situs ini merupakan salah satu upaya mewujudkan transparansi dan akuntabilitas di lingkungan Pengadilan Agama Wonosari. Selamat berselancar di website ini, semoga dapat memberikan manfaat bagi Anda, sekecil apapun.

Wassalamu'alaikum


 

Suplemen






 


 

 
http://www.dreamweavergraphics.com/

PENGADILAN AGAMA WONOSARI
Jl. Alun-alun Barat No. 1 Wonosari DIY
Homepage: www.pa-wonosari.net E-mail: admin@pa-wonosari.net
Copyright © 2007 TIM TI PA Wonosari Designed by Ahsan
All Rights Reserved