|
Hadirnya
teknologi informasi membawa dampak yang sangat besar terhadap
berbagai bidang kehidupan. Teknologi tersebut menjadikan berbagai
pekerjaan menjadi lebih mudah, ringkas dan cepat. Tidak terkecuali
dunia peradilan pun saat ini dapat memanfaatkan teknologi itu
untuk menunjang berbagai pekerjaannya. Karena itulah Sistem
Informasi Administrasi Perkara Peradilan Agama (SIADPA) pun
lahir karena adanya teknologi.
Selepas
Sholat Jum’at, 18/1/2008, PA Wonosari mendapat kunjungan
silaturahmi dari Keluarga Besar PA Bantul guna saling berbagi
informasi tentang aplikasi SIADPA. Rombongan tersebut di Pimpin
Bapak Drs. Noor Sukidi (Pansek) dan Drs. Noor Rohman (hakim),
didampingi oleh Dra. Suhadiyah (Wapan), Titik Handriyani, SH.,
MSI (admin), Irwan Setyawan (admin), M. Amin Rasyid, SAg., MSI
(operator), beserta 3 orang dari petugas kasir, laporan dan
meja 1 yaitu Mardha Areta, SH., Hayatul Maqi, SHI., MSI, dan
Happy Rahmawati, SH.
Rombongan
PA Bantul disambut oleh Ketua PA Wonosari (Drs. H. Agus Sugiarto,
SH., MSI), Pansek (H. Sri Murni, SH) dan para pegawai di lingkungan
PA Wonosari. Drs. Agus Sugiarto, SH., MSI menyambut baik kunjungan
PA Bantul dan berharap kunjungan ini dapat memberikan manfaat
bagi perkembangan SIADPA dan Tekonologi informasi di PA Bantul.
Ket.
gambar: Rombongan PA Bantul sedang berdiskusi dengan admin PA
Wonosari dan mencoba aplikasi SIADPA.
“Tujuan
teman-teman dari PA Bantul selain untuk bersilaturrahim juga
untuk bertukar fikiran (sharing) mengenai permasahan seputar
Teknologi Informasi, terutama berkaitan dengan SIADPA dan website”,
demikian kata Noor Sukidi mengawali sambutannya. Lebih lanjut
Noor Sukidi menjelaskan bahwa PA Bantul telah melaksanakan aplikasi
SIADPA namun terbatas pada meja I, pembuatan relaas panggilan,
dan sebagian berita acara persidangan. Dalam pelaksanaan aplikasi
SIADPA masih mengalami banyak kendala. Dengan adanya studi banding
ini diharapkan masalah-masalah tersebut dapat diatasi, mengingat
PA Wonosari mempunyai banyak pengalaman dalam melaksanakan SIADPA.
Ahsan
Dawi, SH., SHI., MSI dan Ahmad Mashuri SH., selaku administrator
SIADPA dan pengelola website PA Wonosari memberikan pengantar
singkat berkaitan dengan pelaksanaan SIADPA dan pengelolaan
website. “Pelaksanaan SIADPA memerlukan kerjasama antar
elemen yang ada di PA, terutama penyamaan persepsi bahwa keberadaan
SIADPA merupakan tuntutan zaman dan dalam rangka meningkatkan
efektitas kerja.” ujar Ahsan mengawali pengantarnya. Ahsan
menambahkan website PA Wonosari dibuat oleh para pegawai sendiri
dengan system otodidak karena kami yakin asal ada kemauan insya
Allah akan ada jalan/solusi. Saat ini kebanyakan website didesain
dengan Content Management System/CMS (seperti mambo dan jomlaa)
dan standar HTML seperti frontpage, macromedia dreamweaver,
masing-masing mempunyai kelebihan. Bagi yang tidak akrab dengan
bahasa pemrograman html lebih baik menggunakan CMS. Sedang dreamweaver
mempunyai kelebihan antara lain proses editing yang lebih enak
dengan menu-menu edit yang banyak serta mudah mengotak-atik
kode html, apalagi untuk website yang sirkulasi berita tidak
terlalu tinggi.

Ket.
gambar : "Ini cara meng-entry data keuangan perkara ke
SIADPA KIPA",
ungkap Ahmad Mashuri kepada Mbak Areta dan Ibu
Suhadiyah.
Pada
acara inti rombongan dibagi menjadi 2 kelompok, sebagian besar
fokus di menu-menu untuk administrator (SIADPA Tool, Setting
dan Docset up), SIADPA LIPA, dll. yang didampingi oleh Ahsan
Dawi, dan sebagian lagi mempelajari operasionalisasi SIADPA
KIPA yang didampingi oleh Ahmad Mashuri. Rombongan PA Bantul
banyak mengajukan pertanyaan seputar teknis cara editing dan
costumizing terutama berkaitan dengan kendala-kendala yang mereka
hadapi selama ini. Senyum cerah mengembang dari wajah para rombongan
ketika satu per satu kendala-kendala tersebut bisa diatasi dengan
melakukan praktek langsung di komputer server.
Sebelum
pamitan Noor Sukidi dkk berharap agar apabila ada permasalahan
teknis pelaksanaan SIADPA di PA Bantul, admin PA Wonosari bersedia
untuk membantu. “jangan bosan-bosan untuk mengangkat telepon
dari kami jika ada trouble”, ungkap Titik dan Irwan. Menanggapi
hal tersebut Ahsan selaku admin PA Wonosari menyatakan bahwa
PA Wonosari sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin sharing
seputar SIADPA dan website demi kemajuan TI di lingkungan PA.
“Sebatas kita mampu insya Allah akan kita kasih solusi
seperti PA Wates yang selama ini sering sharing mengenai SIADPA
dengan PA Wonosari”, kata Ahsan Dawi di akhir pertemuan
tersebut. (Fajar&Ahsan)
|