|
08/02/2008
Dulu,
untuk membuat website diperlukan keahlian khusus, terutama berkaitan
dengan kode-kode html yang bikin kepala pening dan rambut rontok.
Sekarang dengan adanya web tool seperti joomla yang masuk rumpun
CMS (content management system) membuat website bukan
lagi monopoli para web master, orang awam pun bisa mendesain
website. Apalagi joomla menyediakan ratusan template gratis
yang bisa didownload sesuai selera kita. Sehingga membuat website
semudah membuat berita acara persidangan. Demikian disampaikan
Ahsan Dawi, Administrator Tim TI PA Wonosari, saat memberikan
motivasi kepada peserta pelatihan mendesain dan mengelola website
dengan joomla.
Pelatihan
ini merupakan kelanjutan dari pelatihan sebelumnya (02/02/2008),
yaitu mendesain dan mengelola website dengan macromedia dreamweaver.
Pelatihan di tempat kerja diikuti oleh personel Tim TI yang
bertugas mengelola website PA Wonosari, yaitu: Ahmad Mashuri,
Syamsul Munif dan Fajar Widodo. Peserta nampak antusias mengikuti
tahap-tahapan mendesain website.

Ket.
Gambar: Susana pelatihan cara mendesain dan mengelola website
dengan joomla.
Dalam
pemaparannya Ahsan menyebutkan joomla mempunyai dua bagian utama,
yaitu frontend (bagian atau halaman-halaman web yang
bisa dilihat oleh para pengunjung) dan backend (bagian
untuk administrator mengolah suatu website). Ibarat sebuah restoran,
frontend itu seperti ruang utama tempat para pengunjung
menikmati hidangan. Sedangkan backend adalah dapur
tempat mengolah menu-menu yang ada. Seorang administrator dituntut
untuk mengembangkan kreatifitasnya agar pengunjung bisa menikmati
menu-menu sebuah website sehingga muncul keinginan untuk mengunjungi
lagi di lain waktu.
Joomla
selalu terkait dengan section (bagian), category (kategori)
dan content (isi). Untuk membuat sebuah content harus didahului
dengan membuat section, kemudian membuat category, baru membuat
content. Jika section diibaratkan filling kabinet, maka category-nya
adalah map-map yang ada di dalamnya, sedangkan content-nya adalah
dokumen-dokumen yang ada dalam map tersebut.
Setelah
mendengarkan pemaparan pemateri, para peserta melakukan praktek
membuat website dengan joomla. Tiap peserta diwajibkan membuat
satu website pribadi dengan menggunakan domain dan hosting gratisan.
Saat ini banyak tersedia domain dan hosting gratis, sebagainya
konsekuensinya di dalam website tersebut disisipi iklan sponsor.
So, membuat website tidak harus mahal, malah bisa gratis! Menariknya
lagi dengan joomla membuat website bisa menjadi mudah, semudah
membuat berita acara.
(Mashuri/MasSam)
|