Admin
SIADPA PA Wonosari sedang menjelaskan operasionalisasi SIADPA
kepada Rombongan PA Wates.
Menindaklanjuti Surat Tuada Uldilag Mahkamag Agung RI Nomor:
12/TUADA-AG/IX/2007 Perihal Penggunaan Sistem Informasi Administrasi
Perkara Pada Peradilan Agama (SIADPA), PA Wates melakukan
studi banding SIADPA ke PA Wonosari, pada hari jum'at (23/11/2007).
Rombongan PA Wates berjumlah 6 orang yang dipimpin oleh Panitera/Sekretaris
(Ahmadi, SH) didampingi oleh Suhartadi, SH., Nali Triafairuzi,
SH., Acep Sugiri, MAg., Syafi'i Ma'arif dan Destora Dwi Marsudi,
SH.
Rombongan diterima oleh Panitera/Sekretaris PA Wonosari (Hj.
Sri Murni, SH), Wakil Panitera (Drs. Kamtono), Wakil Sekretaris
(Sugiono) dan Admin SIADPA (Ahsan Dawi, SH., SHI., MSI dan
Ahmad Mashuri, SH). "Kehadiran rombongan PA Wates hari
merupakan kehormatan tersendiri bagi PA Wonosari", demikian
pernyataan Panitera PA Wonosari mengawali sambutannya. Selanjutnya
Panitera PA Wonosari memberikan gambaran singkat tentang keberadaan
SIADPA di PA Wonosari. "Semula ada kekhawatiran keberadaan
SIADPA akan memasung kreativitas hakim, namun ternyata itu
tidak terbukti karena hakim masih leluasa menuangkan kreativitasnya
dalam bentuk putusan di SIADPA, bahkan saat ini para hakim
di PA Wonosari sangat menikmati keberadaan SIADPA. Sri Murni,
SH juga menceritakan tentang kegigihan admin dalam mengelola
SIADPA, yang dalam tempo relatif singkat bisa menerapkan SIADPA
dan harus bekerja ekstra ketika server terkena virus..
Rombongan PA Wates yang diwakili oleh Panitera/Sekretaris,
Ahmadi, SH., dalam sambutannya menyatakan bahwa maksud kedatangan
mereka adalah untuk "ngaji" SIADPA. Lebih lanjut
Ahmadi, SH menyatakan "Seperti yang telah kita ketahui
bersama untuk Wilayah DIY, pemanfaatan TI di PA Wonosari telah
diakui keberadaannya, termasuk penerapan aplikasi SIADPA.
Kami berharap kedatangan rombongan PA Wates pada hari ini
dapat membawa "sesuatu" yang dapat kami terapkan
di kemudian hari".
Sebelum dilakukan praktek operasionalisasi SIADPA, rombongan
PA Wates mendapat pemaparan tentang SIADPA oleh Ahsan Dawi,
SH., SHI., MSI. Dalam uraiannya admin SIADPA PA Wonosari tersebut
menjelaskan tentang pengalaman-pengalaman praktis yang telah
dilakukan sejak tahap awal seperti membentuk tim hingga SIADPA
siap dioperasionalkan. Lebih lanjut Ahsan mengungkapkan bahwa
keberadaan SIADPA membutuhkan perhatian dan perawatan ekstra
dari admin dan dukungan pimpinan.
Rombongan
Studi Banding PA Wates cukup antusias ketika mencoba aplikasi
SIADPA PA Wonosari.
Rombongan cukup antusias ketika memasuki tahap praktek aplikasi
SIADPA. Rombongan banyak mengajukan pertanyaan kepada admin,
terutama berkaitan dengan kinerja komputer dan client/user,
jaringan dan operasionalisasi menu-menu SIADPA. Admin juga
menjelaskan cara kerja SIADPA, SIADPA LIPA, SIDAPA KIPA dan
SIADPA REGISTER. Rombongan PA Wates juga berkesempatan mencoba/menjalankan
sendiri aplikasi SIADPA.
Rombongan yang pimpin Ahmadi SH ini mengaku sangat tertarik
untuk segera menerapkan SIADPA, apalagi PA Wates baru saja
mendapatkan kiriman 1 unit komputer server dan 2 unit komputer
client dari Badilag. Bahkan ia bersama teman-teman PA Wates
akan mengagendakan kembali studi banding ke PA Wonosari sekali
lagi agar ilmu yang diserap semakin banyak.(Ahsan)