img_head
PANJAR PERKARA

Panjar perkara

Telah dibaca : 222 Kali

TARIF BIAYA PANJAR PERKARA

PENGADILAN AGAMA WONOSARI

BERDASARKAN SURAT KEPUTUSAN KETUA PENGADILA AGAMA WONOSARI
NO. W12-A4/ 1699/Hk.05/VIII/2016 Tanggal : 24 Agustus 2016

DOWNLOAD SK Panjar Biaya Perkara dan Radius Panggilan

NO

URAIAN

BIAYA

1

Panjar Biaya Tingkat Pertama

 

 

a. Cerai Gugat

 

 

Radius I

Rp 491.000,-

 

Radius II

Rp 641.000,-

 

Daerah sulit

Rp 791.000,-

 

b. Cerai Talak

 

 

Radius I

Rp 621.000,-

 

Radius II

Rp 821.000,-

 

Daerah sulit

Rp 1.021.000,-

 

c. Permohonan

 

 

Radius I

Rp 231.000,-

 

Radius II

Rp 281.000,-

 

Daerah sulit

Rp 331.000,-

2

Panjar Biaya Banding

 

 

Radius I

Rp 805.000,-

 

Radius II

Rp 980.000,-

 

Daerah sulit

Rp 1.155.000,-

3

Panjar Biaya Kasasi

 

 

Radius I

Rp 975.000,-

 

Radius II

Rp 1.100.000,-

 

Daerah sulit

Rp 1.225.000,-

4

Panjar Biaya Peninjauan Kembali

 

 

Radius I

Rp 3.125.000,-

 

Radius II

Rp 3.250.000,-

 

Daerah sulit

Rp 3.375.000,-

 

 

 

Keterangan:

1

Perincian panjar biaya perkara tingkat pertama sbb:

 

- biaya panggilan Penggugat/Pemohon 2 kali.
- biaya panggilan Tergugat/Termohon 3 kali.
- biaya pemberitahuan isi putusan kepada Tergugat/Termohon.
- biaya meterai.

2

Rincian taksiran biaya panggilan/pemberitahuan sbb:

 

- Radius I (00 - 10 KM) = Rp 65.000,-

- Radius II (11 - 30 KM)= Rp 90.000,-

- Daerah sulit (30 KM lebih)= Rp 115.000,-

3

Apabila pihak Penggugat/Pemohon dan Tergugat/Termohon lebih dari satu orang maka panjar biaya akan diperhitungkan kemudian.

4

Apabila ada pihak yang berada di luar wilayah hukum PA Wonosari, biaya panggilan/pemberitahuan disesuaikan dengan tarif pada PA yang dituju.

5

Apabila masih ada sisa panjar akan dikembalikan kepada Penggugat/Pemohon, dan apabila kurang akan ditambah oleh Penggugat/Pemohon.

6

Apabila dalam waktu 180 hari sisa panjar tidak diambil, akan disetor ke kas negara.

Standar Operational Prosedur (SOP) Pengembalian Sisa Panjar

 

Pertama

Setelah Majelis Hakim membacakan putusan dalam sidang yang terbuka untuk umum, kemudian Ketua Majelis membuat perincian biaya yang telah diputus dan diberikan kepada Pemegang Kas untuk dicatat dalam Buku Jurnal Keuangan Perkara dan Buku Induk Keuangan Perkara.


Kedua

Pemohon / Penggugat selanjutnya menghadap kepada Pemegang Kas untuk menanyakan perincian penggunaan panjar biaya perkara yang telah ia bayarkan, dengan memberikan informasi nomor perkaranya.


Ketiga

Pemegang Kas berdasarkan Buku Jurnal Keuangan Perkara memberi penjelasan mengenai rincian penggunaan biaya perkara kepada Pemohon/Penggugat.

 

Catatan :
Apabila terdapat sisa panjar biaya perkaranya, maka Pemegang Kas membuatkan kwitansi pengembalian sisa panjar biaya perkara dengan menuliskan jumlah uang sesuai sisa yang ada dalam buku jurnal dan diserahkan kepada Pemohon / Penggugat untuk ditanda tangani.

 

Kwitansi pengembalian sisa panjar biaya perkara terdiri dari 3 (tiga) lembar :
- Lembar pertama untuk pemegang kas.
- Lembar kedua untuk Pemohon / Penggugat
- Lembar ketiga untuk dimasukkan ke dalam berkas perkara

 

Keempat

Pemohon / Penggugat setelah menerima kwitansi pengembalian sisa panjar biaya perkara dan menanda tanganinya, kemudian menyerahkan kembali kwitansi tersebut kepada Pemegang Kas.


Kelima

Pemegang Kas menyerahkan uang sejumlah yang tertera dalam kwitansi tersebut beserta tindasan pertama kwitansi kepada pihak Pemohon/Penggugat

Catatan :
Apabila Pemohon / Penggugat tidak hadir dalam sidang pembacaan putusan atau tidak mengambil sisa panjarnya pada hari itu, maka oleh Panitera melalui surat akan diberitahukan adanya sisa panjar biaya perkara yang belum ia ambil.
Dalam pemberitahuan tersebut diterangkan bahwa bilamana Pemohon / Penggugat tidak mengambil dalam waktu 6 (enam) bulan, maka uang sisa panjar biaya perkara tersebut akan dikeluarkan dari Buku Jurnal Keuangan yang bersangkutan dan dicatat dalam buku tersendiri sebagai uang tak bertuan (1948 KUHPerdata), yang selanjutnya uang tak bertuan tersebut akan disetorkan ke Kas Negara.