|
"Enjoy
the English Club on Friday"
(Jum'at,
12/02/ 2010)

| |
Ketua
PA Wonosari, Jeje Jaenudin, membuka secara resmi kegiatan
belajar bahasa Inggris di lingkungan PA Wonosari, sebelah
kanan, koordiator acara, Wildan Tojibi, sedang mengkondisikan
peserta. |
Semilir
angin yang berhembus diantara celah jendela kantor Pengadilan
Agama Wonosari dan teriknya mentari membuat sebagian wajah pegawai
tidak bisa menyembunyikan rasa kantuk selepas sholat Jum’at.
Namun pembukaan kegiatan yang bertajuk “Friday English
Club” berbalik menjadi membinarkan wajah-wajah lelah tersebut.
Hari itu, Jum’at (12/02), Ketua Pengadilan Agama Wonosari,
Jeje Jaenudin, secara resmi membuka kegiatan belajar berbahasa
Inggris di lingkungan PA Wonosari.
“Ladies
and Gentleman, Welcome and Join with us in English Club of Wonosari
Religious Court...” Demikian kalimat pembuka dari Ketua
PA Wonosari yang langsung disambut antusias dan tepuk tangan
peserta english club. Menurutnya, tidak ada kata terlambat untuk
memulai kegiatan positif, dan Ia mengharapkan semua pegawai
ikut belajar bersama meski awal-awal menjadi pendengar.

Sri
Murni, Pansek PA Wonosari memperagakan kemampuan reading dihadapan
peserta kegiatan "english club" PA Wonosari.
Menurut
Jeje Jaenudin, bahwa pada masa depan globalisasi akan merambah
segala bidang, tidak menutup kemungkinan orang-orang asing datang
di Wonosari dan berperkara di PA Wonosari. Disamping itu keberadaan
website berbahasa Inggris yang dipunyai PA Wonosari perlu diisi
dengan berbagai konten yang berbahasa Inggris. Untuk itu para
pegawai juga mesti bisa berbahasa Inggris meski hanya sedikit-sedikit.
Suasana
belajar bahasa Inggris menjadi semakin menarik ketika masing-masing
peserta diharuskan memperkenalkan diri. Perkenalan tersebut
meliputi nama, asal, usul, usia, dan pekerjaan sehari-hari di
kantor. Karena masih diawal pertemuan, sesekali peserta diperbolehkan
membaca teks ketika ditengah perkenalan kehilangan kosakata.
Intonasi yang masih kaku dan khas bahasa daerah justeru membuat
kegiatan itu menjadi hidup. Derai tawa peserta dan suasana keakraban
menambah semangat kegiatan tersebut.
Menurut
Panitera/sekretaris, Sri Murni, Ia akan berusaha selalu ikut
kegiatan “english club” tersebut. “Betul-betul
kegiatan yang menyenangkan. Kegiatan ini sangat menghibur dan
membuat hilang kantuk saya. Meski lidah terasa kaku untuk melafalkan
kosakata bahasa Inggris namun saya akan berusaha selalu ikut.
Jadi bukan hanya untuk yang muda-muda saja ya..” Ujarnya
Kegiatan
“english club” ini sementara akan diadakan seminggu
sekali setelah sholat Jum’at. Namun demikian tidak menutup
kemungkinan diadakan tiga kali dalam seminggu. “Mengingat
padatnya kerja yang kita jalani, untuk sementara kegiatan ini
berjalan seminggu sekali. Apabila ada waktu luang yang bisa
kita pakai, nanti kita tambah” Ujar koordinator kegiatan,
Wildan Tojibi. “Oke Sir, see you next again!* (m4sDo)
|