|
| |
Prosesi
penyerahan penghargaan Indonesian Profesional Award kepada
Dra Mustaqarah, SH., MM (Wakil Ketua PA Wonosari) di Hotel
Grand Mercure Yogyakarta. |
Lembaga
International Achievment Foundation (IAF) memberikan penghargaan
Indonesian Profesional Award (IPA) 2008 kepada Dra. Mustaqaroh,
SH, MM pada Jum’at, 23/05/2008 di Hotel Grand Mercure
Yogyakarta. Penghargaan itu diberikan atas dedikasi dan kerja
kerasnya menjadi Hakim selama 27 tahun serta pengabdiannya memimpin
Pengadilan Agama Wonosari.
Penghargaan
IPA 2008 menjadi semakin berarti buat Dra. Mustaqaroh, SH, MM
karena beliau satu-satunya peraih Award dari kalangan Profesional
birokrasi. Umumnya para peraih penghargaan tersebut yang berjumlah
sepuluh orang berasal dari kalangan pengusaha dan penggerak
lembaga sosial kemasyarakatan.
Pemberian
pengharagaan itu juga di dukung oleh beberapa Lembaga Kementrian
dan Departemen seperti Kementrian Pemberdayaan Perempuan, Koperasi
dan Usaha Kecil dan Menengah, Tenaga Kerja dan Perindustrian.
Dukungan pemerintah melalui beberapa Lembaga Kementrian tersebut
merupakan salah satu bentuk kepedulian guna mendorong motivasi
individu dan kelompok masyarakat dalam meningkatan prestasi.
Ada
beberapa kreteria yang mendasari Dra. Mustaqaroh, SH, MM mendapat
IPA 2008 sebagaimana tercantum dalam profil pers realese
yang dikeluarkan penyelenggara. Menurutnya, sebagai sosok perempuan
yang berprofesi Hakim dan menjadi pimpinan di PA Wonosari beliau
di kenal sebagai perempuan yang tegas namun sikap kesehariannya
tetap ramah dan pandai bergaul, low profile, sebaimana
umumnya orang Jawa.
Moto
utamanya adalah “nguwongake uwong” atau
Memanusiakan Manusia, yang menjadi salah satu kiatnya dalam
memimpin. Karena itu sedapat mungkin dalam mengatasi persoalan
maupun permasalahan yang dihadapi beliau tetap menghargai dan
memberi toleransi agar bawahanya tetap leluasa dan mandiri dalam
bekerja.

| |
Sambutan
Dra Mustaqarah, SH., MM (Wakil Ketua PA Wonosari) usai
menerima penghargaan Indonesian Profesional Award Hotel
Grand Mercure Yogyakarta . |
Dalam
sambutan seusai menerima penghargaan itu beliau mengatakan bahwa
apa yang diraihnya merupakan hasil kerja keras, kejujuran dan
dukungan dari semua pihak. “Saya selalu mengkondisikan
pada staff bahwa kerja harus dihayati, diselami dan disyukuri.
Apabila ketiga prinsip ini tertanam pada diri setiap pegawai
niscaya akan muncul tanggungjawab besar”. Demikian menurut
pengagum Margareth Tatcher menuturkan.
Masih
menurutnya, bahwa penghargaan yang ia terima bisa semakin memacu
semangat dan memberikan dampak positif bagi lingkungannya bekerja,
yakni PA Wonosari. Untuk itu ia sangat berterima kasih kepada
seluruh jajaran Hakim dan para pegawai yang telah mendukungnya
sebagai pimpinan, karena tanpa mereka ia merasa tidak ada apa-apanya.
Bagi
lembaga IAF sendiri selaku penyelenggara mengharapkan pemberian
pengghargaan ini dapat menjalin kemitraan dan dapat membuka
saluran komunikasi kalangan Profesional dengan pemerintah sekaligus
menjadi motivasi untuk mendorong tumbuhnya profesional unggul.
Mampu memberikan sumbangsih yang sebesar-besarnya bagi kemajuan
bangsa dan keberhasilan pembangunan.* (Fajar)
|